Pesta Panen di Kecamatan Sirapit Ngogesa Ajak Masyarakat Mensyukuri

LANGKAT – Pesta panen dinilai sebagai momen mewujudkan rasa syukur kepada Allah SWT atas keberhasilan dicapai. Diharapkan apat membangun suasana keakraban, kekeluargaan, kekompakan diantara masyarakat sekaligus jalinan menguatkan silaturahim para pemimpin masing-masing tingkatan.

Bupati Langkat, H Ngogesa Sitepu, mengungkapkan hal tersebut sebagai pembuka sambutan saat pesta panen padi petani di Desa Suka Pulung Kecamatan Serapit, Kabupaten Langkat, Sabtu (20/5). Sekaligus merasa berterimakasih kepada masyarakat petani karena turut mensukseskan program pemerintah menguatkan ketahanan pangan di tanah air.

“Mari kita jadikan pesta panen ini sebagai momen mewujudkan kesyukuran kita kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa atas keberhasilan dicapai. Sekaligus juga membangun suasan akrab, kekeluargaan dan silaturahim diantara masyarakat dengan pemimpin masing-masing tingkatan,” kata Ngogesa.

Ngogesa yang hadir bersama Ketua DPRD Kab Langkat, Terbit Rencana PA, Sekdakab Indra Salahuddin, Inspektur Amril Nasution, Staf Ahli Edi Dharma Tarigan, Kepala Dinas Pertanian Nasiruddin, Camat Serapit Endamia Ginting maupun Forkopim kecamatan lainnya menyebutkan, hendaknya alih fungsi lahan dihindari guna mengeleminir penyempitan lahan pertanian.

Pasalnya, sambung dia, berdampak kepada keberadaan beras sebagai makanan pokok akan semakin menipis. Nah, kalau sudah demikian tak ayal mengundang bahaya kelaparan. Untuk itu, diisyaratkan bupati dua periode ini, eksekutif dan legislatif akan berkomitmen mempertahankan program kebijakan yang pro petani melalui instansi terkait serta mengupayakan ke pemerintah pusat berbagai program yang menguntungkan masyarakat petani.

“Perlu kita sadari, kegiatan kita ini juga bahagian dari budaya leluhur yang idealnya dilestarikan sehingga kita saling mengenal dan bermuara terpeliharanya persatuan dan kesatuan. Insya Allah, Pemkab berasma DPRD akan berkomitmen mempertahankan program kebijakan pro petani bahkan mengupayakan ke pusat berbagai program yang dapat diterima petani,” tukas Ngogesa sekaligus mengajak pelajar SMP tanya jawab tentang pengetahuan umum dan disambut antusias warga.

Camat Serapit, Endamia Ginting, sebelumnya menjelaskan pencapaian berkat kerja keras banyak pihak mulai penyuluh hingga Kodim 0203/Lkt, tak ketinggalan kebijakan bupati sehingga swasembada beras terpertahankan juga ditingkatkan selaras dengan Nawacita Pembangunan salah satunya kedaulatan pangan.

“Untuk diketahui, dari 1.502 hektar ditanami padi dengan indeks pertanian 3 kali panen pertahun menggunakan varietas mekonga, inpari 30 dan 32 serta arias sawah dengan rata-rata produksi delapan ton perhektar,” jelas Endamia seraya menekankan bersama warga siap saling membahu mensukseskan program bupati menjadikan Kabupaten Langkat sebagai salah satu daerah lumbung beras

Bagikan

Leave Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *